Beta yang lebih siap dijelajahi
Merapikan alur beta dan setiap keadaannya agar pelajar tahu apa yang tersedia, apa yang sedang terjadi, dan langkah berikutnya.
Di sini kami mencatat bagaimana Mapstery tumbuh: apa yang sudah dibangun, apa yang diperbaiki, dan apa yang kami pelajari di sepanjang jalan.
Merapikan alur beta dan setiap keadaannya agar pelajar tahu apa yang tersedia, apa yang sedang terjadi, dan langkah berikutnya.
Menata ulang bahasa dan struktur halaman publik agar orang dapat memahami Mapstery sebelum mulai menjelajah.
Menambahkan riwayat dukungan dan dinding komunitas agar kontribusi dapat dilihat dengan lebih terbuka.
Membuka alur kontribusi melalui DOKU agar orang dapat membantu Mapstery dengan cara yang sederhana.
Memperkuat alur akun dan sesi agar pelajar dapat kembali ke Mapstery tanpa kehilangan konteks belajarnya.
Menjaga fitur belajar dan Atlas tetap terbuka pada tempat yang tepat, sambil melindungi bagian yang membutuhkan akun.
Memperjelas cara pelajar mendaftar, menunggu, dan mengetahui status akses beta mereka.
Menyatukan checkout dan dukungan dalam satu alur yang lebih mudah dipahami sebelum pembayaran dikonfirmasi.
Mengurangi gangguan visual dan masalah tata letak agar halaman Mapstery terasa lebih tenang untuk dijelajahi.
Merapikan cara akun, sesi, dan data belajar berpindah melalui fondasi platform yang baru.
Menyatukan profil, keamanan, progres, dan riwayat dukungan dalam satu tempat yang mudah ditemukan.
Menjelaskan cara Mapstery digunakan, apa yang dijaga, dan apa yang dapat diharapkan pelajar dari layanan ini.
Membantu pelajar melihat pemahaman mereka sendiri dan membagikan peta yang sedang mereka bangun.
Menyederhanakan bahasa dan jarak visual halaman publik agar Mapstery terasa jelas sejak kunjungan pertama.
Membuka halaman publik untuk memahami cara Mapstery dibangun, diuji, dan terus diperbaiki.
Menambahkan jalur prasyarat menuju sebuah konsep agar tujuan belajar dapat dilihat sebagai perjalanan yang nyata.
Menjelaskan mengapa sebuah konsep penting dengan hubungan dan konteks yang berasal dari Atlas.
Membuat satu konsep dan hubungan terdekatnya lebih mudah dipelajari tanpa kehilangan konteks peta.
Menerbitkan halaman konsep yang dapat dibuka langsung dan dibagikan di luar ruang belajar.
Membuka pengalaman Atlas publik untuk menjelajahi hubungan antarkonsep matematika.
Memberi peserta beta cara singkat untuk menunjukkan bagian yang membantu dan bagian yang masih membingungkan.
Menyatukan pengalaman publik dalam bahasa Indonesia dan Inggris dengan pilihan bahasa yang tersimpan.
Menyelesaikan sistem aktivitas interaktif untuk membantu pelajar memahami matematika dengan lebih dari satu cara.
Membantu pendamping melihat perubahan belajar tanpa menghilangkan cerita di balik angka.
Membuka beta publik dengan batas 100 peserta aktif dan pelepasan slot setelah tidak aktif.
Mendesain ulang beranda siswa agar langkah belajar berikutnya lebih mudah dilihat.
Memperjelas progres siswa dan cara peta belajar menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu.
Membangun cara yang lebih terstruktur untuk membaca bukti belajar dan menentukan kesiapan langkah berikutnya.
Menjaga hubungan antara tujuan, pelajaran, jawaban, dan progres agar belajar terasa seperti satu perjalanan.
Menyusun ulang hubungan mata pelajaran dan konsep agar jalur belajar dapat dibaca dengan lebih konsisten.
Membuat dasar untuk membedakan apa yang sudah ditunjukkan pelajar dari apa yang masih perlu dipastikan.
Menambahkan alur lupa kata sandi dan pemulihan akun agar perjalanan belajar tidak berhenti karena masalah akses.
Membangun kerangka pelajaran untuk menyajikan penjelasan, aktivitas, dan bukti pemahaman dalam satu alur.
Menyusun cara untuk mengenali titik awal pelajar sebelum memilih jalur belajar yang tepat.
Menambahkan cara untuk melihat hubungan pengetahuan dan unit yang diperlukan sebelum sebuah konsep.
Membuat visualisasi interaktif untuk pecahan, garis bilangan, nilai tempat, sudut, dan bentuk.
Menghubungkan mata pelajaran, kursus, dan diagnostik agar pelajar dapat menemukan titik mulai.
Membangun dasar untuk membuat pertanyaan, mengerjakan kuis, dan melihat hasil belajar.
Menyiapkan dasar aplikasi, data, dan ruang kerja yang akan menopang pengalaman belajar berikutnya.
Komit pertama menandai awal dari upaya untuk membuat pembelajaran terasa lebih terstruktur dan lebih mudah dipahami.